Profile

Sejarah Antika Raya

Berawal dari perusahaan keluarga yang didirikan di Surabaya pada bulan Juli 1976, Antika Raya memulai usaha dibidang Automotive sebagai Main Distributor Tuff-Kote-Dinol  produk Anti Karat Kendaraan Bermotor ternama dari Swedia untuk wilayah Jawa Timur. 

Seiring dengan perkembangan usaha awal yang berkembang dengan baik ini dan didasari oleh pemikiran untuk selalu tumbuh dan berkembang, pada tahun 1979 Antika Raya mulai memperluaskan bidang usahanya ke industri karoseri (vehicle body manufacturer).

Produk awal yang dihasilkan Antika Raya pada saat itu adalah Cargo Box dari Aluminium dan Steel untuk kendaraan komersil sebagai penunjang kebutuhan transportasi sektor perdagangan dan industri di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Dengan melakukan analisa kebutuhan pasar, penelitian dan pengembangan (R&D) produk serta pengembangan sumber daya manusia (human resources) yang dimiliki, Antika Raya secara bertahap terus berkembang dengan menghasilkan jenis produk karoseri  lain seperti Bak Besi (Steel Platform), Dump Body, Trailer, Pemadam Kebakaran, Tanker, Arm Roll, Aerial Platform, Hi-Wing Box, Tail Gate dan lain-lain.

Menyadari peluang usaha yang sangat menjanjikan dimasa yang akan datang, Antika Raya mencoba untuk memulai memperlebar jaringan usahanya, untuk pertama kalinya yaitu pada bulan November 1990 dengan didirikannya PT. Antika Sanjaya, di Semarang, sebagai usaha pemenuhan kebutuhan transportasi sektor perdagangan dan industri di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Didasari kebutuhan akan lokasi kerja yang lebih representatif, maka pada tahun 1992  Antika Raya telah memiliki workshop yang dikhususkan sebagai area kerja produksi dan aktivitas kerja pendukung lainnya berlokasi di kawasan Margomulyo-Surabaya Barat.

Pembangunan infrastuktur kerja dilanjutkan dengan pembangunan kantor pusat yang berlokasi  di Jl. Demak 153 Surabaya.

Dengan komitmen untuk memenuhi setiap kebutuhan pasar, maka selain menghasilkan produk karoseri umum diatas, Antika Raya juga mulai mengembangkan produk Special Purpose Vehicle Body untuk menunjang kebutuhan-kebutuhan khusus pada sektor usaha antara lain perkebunan, pertambangan, kehutanan, airport ground handling equipment dan lain lain.

Menjadi produsen Special Purpose Vehicle di Indonesia adalah salah satu misi dari Antika Raya.

Setelah berhasil memperluas jaringan usaha awal, Antika Raya selanjutnya dibukalah jaringan usaha di beberapa kota besar Indonesia yaitu:

-          Agustus 1997, pendirian PT. Antikaraya Niaganusa, di Jakarta,

-          Desember 2001, pendirian PT. Alfaraya Mitraniga, di Bandung, dan PT. Bintang Makassar Raya, di Makassar,

-          Mei 2002, pendirian PT. Antika Dewata Perkasa, di Denpasar,

-          Februari 2003, pendirian Amplus Auto Body Pty Ltd., di Sydney-Australia,

-          Januari 2006, pendirian CV. Antika Bengawan Perkasa, di Solo.

Jaringan usaha inilah yang menjadikan perkembangan usaha industri karoseri Antika Raya bertumbuh dari waktu ke waktu.

Pada tahun 2008 sebagai bentuk usaha pemenuhan permintaan pasar  yang semakin bertambah, maka dioperasikanlah workshop kedua masih di kawasan Margomulyo-Surabaya Barat.

Terbaik Dalam Memenuhi Kepuasan Pelanggan dalam Inovasi & Mutu Produk, Komitmen, Pelayanan Berkualitas, dan Hubungan Baik merupakan value Antika Raya dalam rangka terus berusaha, tumbuh dan berkembang untuk merealisasikan visi Antika Raya yaitu Menjadi Karoseri Kendaraan Niaga Yang Terbesar di Indonesia dan Regional Player di Asia Tenggara”.

Sumber Daya Manusia

Melalui perjalanan dan pengalaman panjang, Antika Raya menyadari bahwa Sumber Daya Manusia adalah salah satu faktor penting dalam mencapai kepuasan pelanggan yang menjadi tujuan utama. Oleh sebab itu Antika Raya secara berkesinambungan membekali Sumber Daya Manusia yang dimiliki dengan pelatihan-pelatihan internal ataupun melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan, agar karyawan yang dimiliki dapat memberikan kinerja terbaiknya untuk kepuasan pelanggan yang menjadi tujuan bersama.

Diskusi berkala antar divisi kerja juga menjadi agenda Sumber Daya Manusia di Antika Raya untuk mengatasi hambatan kerja serta membahas masukan-masukan untuk peningkatan kinerja perusahaan.

Kesejahteraan seluruh karyawan yang merupakan  asset dan partner perusahaan menjadi salah satu perhatian Antika Raya.


Standar Kerja

Untuk mencapai kepuasan pelanggan melalui produk yang berkualitas yang menjadi tujuan utama dan kesejahteraan karyawan di sisi yang lain, Antika Raya menerapkan standar kerja tinggi yang mengutamakan efisiensi dan efektifitas tenaga kerja, kontrol kualitas produk yang ketat, serta penerapan keselamatan kerja dengan melengkapi seluruh tenaga kerja yang ada dengan perlengkapan standar keselamatan kerja untuk memperkecil resiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi.

Salah satu Standar Internasional yang juga sudah diterapkan Antika Raya adalah IS0 9001:2008 mengenai Manajemen Mutu yang berorientasi pada Kepuasan Pelanggan, tersertifikasi sejak Juli 2010.

Pengembangan Produk

Inovasi produk adalah salah satu pilar dalam visi Antika Raya. Oleh sebabnya perkembangan teknologi dan produk karoseri dunia di negara-negara maju selalu diperhatikan dan dijadikan acuan oleh Antika Raya dalam mengembangkan produk-produknya yang kemudian disesuaikan dengan kebutuhan pasar di Indonesia.

Inovasi berbasis pada perkembangan teknologi dan produk karoseri dunia inilah yang menjadi landasan Antika Raya dalam menghasilkan produk-produk jenis baru dalam rangka menjadi yang terbaik dalam hal inovasi.

Layanan Purna Jual

Bagi Antika Raya, pelanggan adalah mitra. Kemajuan pelanggan adalah kemajuan Antika Raya  pula. Oleh sebab itulah, memberikan layanan purna jual kepada para pelanggan adalah salah satu komitmen yang  selalu dijaga oleh Antika Raya dalam usahanya untuk menjadi yang terbaik dalam memberikan kepuasan kepada pelanggan.

 

Jaringan yang tersebar di kota-kota besar antara lain: Surabaya, Jakarta, Semarang, Bandung, Makassar, Denpasar dan Solo, merupakan kekuatan dan pendukung Antika Raya dalam  memberikan pelayanan purna jual terbaik bagi pelanggannya yang tersebar di seluruh Indonesia.